Friday, July 16, 2010

Terbuat Dari Apa Itu Kain Baby Terry

apa itu kain baby terry
Terrycloth, kain terry, terry towelling, terry, atau disebut juga dengan toweling adalah kain dengan loop-loop yang bisa menyerap sejumlah besar air. Kain jenis ini bisa ditemui pada handuk, sweater, bath robe, jaket jumper dll dan dibuat dengan cara ditenun atau dirajut. Kain baby terry yang dikenal dengan kelembutannya ini ditenun dengan alat tenun khusus yang disebut alat tenun dobby. Produksi industrial handuk terrycloth pertama adalah oleh produsen Inggris Christy.

Awalnya, kain ini dikenal di pasar Indonesia dengan nama kain terry namun di kalangan pedagang dan pembeli kain belakangan ini lebih mengenal dengan sebutan baby terry. Ciri khas kain terry memiliki tumpukan loop di kedua sisi, sisi depan dan belakang.

Asal Kain Terry

Kain terry pertama muncul di Prancis pada tahun 1841 dan pada saat itu dibuat dengan tangan dari serat sutra. Kain ini diberi label terry dari kata Prancis "tirer," yang berarti menarik keluar atau melaluinya. Setelah ini, John Bright mulai memproduksi kain terry wol di Inggris pada tahun 1845. Samuel Holt memproduksi kain yang sekarang dikenal sebagai kain terry pada tahun 1848, menggunakan kapas untuk pertama kalinya. Dia mematenkan kainnya di Inggris dan Amerika Serikat, dan mulai memproduksinya secara massal di pabriknya di Paterson, New Jersey pada tahun 1864.

Apa Itu Kain Furing - Perbedaan Lining, Interlining, Underlining & Interfacing

fungsi lapisan furing
Apa itu kain furing atau sering juga disebut lining. Lining adalah lapisan kain tambahan yang ditempelkan di dalam bahan kain utama pada sebuah pakaian. Lapisan kain kedua inilah yang dikenal dengan sebutan lining, atau kain furing. Kain pelapis busana bagian dalam yang langsung bersentuhan dengan tubuh anda ini biasanya dijahit menjadi satu dengan lapisan luarnya sehingga tidak bisa lepas. Kain furing ini tidak hanya terdapat pada busana atau pakaian, namun terdapat juga pada topi, jaket, tas, tirai, koper dan masih banyak lagi.

Fungsi lining salah satunya adalah untuk menutupi jahitan-jahitan atau tampilan di bawah permukaan kain utama pada pakaian agar tampak rapi. Fungsi lainnya adalah untuk memberikan rasa atau efek adem atau nyaman di tubuh, selain itu bahan kain furing tertentu juga dapat menghasilkan sentuhan yang licin sehingga lebih mudah bagi pakaian tersebut untuk dimasukkan atau dikeluarkan. Kain lining pada umumnya selalu bisa ditemukan pada jaket, mantel dan jas.

Apa Perbedaan Lining, Interlining dan Underlining?

Interlining (Kain Penengah)

Interliningn atau disebut juga dengan kain penengah, adalah kain yang diselipkan diantara dua lapisan kain (lapisan luar dan lapisan dalam/lining) sehingga berperan seperti kain penengah. Salah satu tujuan dari kain interlining ini adalah untuk menambah kehangatan. Kain yang dijepit diantara kain utama dan kain lining ini biasanya bersifat tebal, lembut, dan fleksibel.

Tergantung pada tujuan pembuatan, kain interlining bisa dirajut, ditenun maupun dibuat dengan menggabungkan serat yang berbeda-beda bersama-sama. Sutera, wol, dan serat buatan dengan kualitas isolasi yang sangat baik merupakan pilihan favorit untuk sebuah kain interlining.

lapisan lining interlining dan kain utama

Banyak kain gorden atau tirai yang di-interline dengan flannel atau bahan yang tebalnya serupa untuk menjaga ruangan agar tetap sejuk di musim dingin dan hangat di musim panas, sedangkan mantel dan celana musim dingin menggunakan lapisan tebal untuk melindungi pemakai dari cuaca yang dingin. Banyak dari busana-busana semacam ini memiliki interlining removable (kain penengah yang dapat dicabut) sehingga pakaian tersebut tetap dapat digunakan pada cuaca yang lebih panas.

Interlining juga dapat berfungsi untuk melindungi kain, terutama pada tirai yang sering terekspos langsung ke sinar matahari atau cahaya lampu. Bahan halus seperti sutra dan beludru dapat mengalami kerusakan akibat sinar matahari jika digantung dengan liner saja, dan kebanyakan tukang tirai merekomendasikan lapisan interlining untuk keawetan kain.

Underlining (Lapisan Bawah)

Kain underlining merupakan kain yang ditambahkan/ ditempelkan ke kain fashion agar menjadikan kain tersebut lebih padat, lebih berat, atau lebih tebal. Kain underlining dipotong dengan pola yang sama dengan kain fashion, dan digabungkan sebelum proses konstruksi berlangsung dan diperlakukan sebagai kain yang sama (senyawa). Seringkali, kain underlining dipotong dari kain cotton batiste yang halus, cotton broadcloth dengan berat medium, atau sutra organza.

bahan interfacing pelapis kain
Interfacing (Lapisan Pendukung)

Interfacing merupakan lapisan kain yang digunakan untuk membantu kain menjadi lebih keras, atau lebih kaku. Tujuan lain dari lapisan interfacing ini adalah untuk mempertahankan bentuk di bagian-bagian tertentu pada pakaian. Lapisan kain yang keras dan kaku ini sering ditemukan di bagian kerah, manset, dan di area sepanjang kancing-kancing. Jika Anda menjahit kain rajut, Anda mungkin perlu interfacing untuk menjaga kain dari peregangan yang keluar dari bentuk.

Perbedaan Kain Brokat dan Kain Jacquard, Damask, Brocatelle

kegunaan kain brokat
Seringkali orang yang mencari kain sering kebingungan perbedaan antara kain jacquard, brukat, dan damask. Bahkan tidak sedikit pula orang toko kain yang belum sepenuhnya mengerti ciri khas kain masing-masing. Berikut penjelasannya.

Brokat adalah kain yang kaya akan dekorasi, sering dibuat dengan menggunakan sutra berwarna dan dengan atau tanpa benang perak dan emas. Karena tampilannya yang menarik, brokat biasanya menjadi pelapis bahan utama dalam pembuatan busana. Bahan kain brokat bisa terasa gatal dan keras jika tersentuh kulit maka dari itu harus ada pelapis di bagian dalam untuk menghindari hal ini.

Hampir semua kain brokat pada saat ini ditenun dengan perangkat jacquard, sehingga dapat dikatakan bahwa semua tenunan brokat adalah jacquard, tetapi tidak semua jacquard adalah brokat karena alat tenun jacquard digunakan untuk membuat tenunan lainnya, seperti brocatelle, damask dan permadani.

Continuous brokat (brukat nyambung) adalah kain brokat yang benang pakannya tergantung longgar dan mengambang di belakang, ada pun beberapa continuous brukat yang belakangnya digunting, walaupun sisa benangnya masih bisa terlihat oleh mata. Discontinuous brokat (brukat tidak sambung) adalah kain brokat yang addisional benangnya ini hanya ditenun pada area yang ber-pattern, menghasilkan kain brokat dengan belakang yang lebih rapi.

Kain brukat dan damask keduanya ditenun dan hari ini dibuat dengan menggunakan mesin tenun Jacquard. Sebelum diciptakannya mesin Jacquard, kain-kain tersebut dibuat dengan tangan sehingga tidak heran harganya amatlah mahal. Perbedaannya adalah kain damask jika dilihat dari kedua sisi kainnya tampilan atau gambarnya sama, sedangkan kain brukat tidak.

Kedua kain tersebut juga diyakini berasal dari China, menyebar sampai ke Timur Tengah sebelum dibawa ke Eropa oleh Crusaders. Bahkan, diperkirakan bahwa kata "damask" berasal dari kota Damaskus di Suriah, di mana Tentara Salib pertama kali menemukan itu.

Jadi jika anda melihat sebuah kain tenunan jacquard modern dan mencoba menentukan jenis apa kain tersebut dipanggil, coba perhatikan ciri-ciri kain tersebut:
  • Apakah dekorasinya reversibel, apakah kain tersebut dibolak-balik gambarnya sama - Jika iya, maka kain tersebut adalah damask.
  • Apakah satu sisi di kain tersebut bagus dan di sisi satunya lagi gambarnya acak-acakkan, terdapat benang-benang panjang gak karuan? - Jika iya, maka kain tersebut bisa jadi merupakan kain brukat nyambung (continuous brocate). Kecuali kain tersebut sangat berat dan gambarnya timbul sangat tinggi, maka kain tersebut kain brocatelle.
  • Apakah di satu sisi bagus dan di satu sisinya lagi terdapat benang-benang pendek berantakan?  - Jika iya, maka kain tersebut kemungkinan adalah brokat tidak sambung (discontinuous brocate). Kecuali kain tersebut sangat berat dan gambarnya timbul sangat tinggi, maka kain tersebut kain brocatelle.
  • Apakah di satu sisi bagus, di satu sisinya lagi terdapat pola garis-garis berwarna? – Jika iya, itu adalah sejenis kain brokat.

Cara Mencuci Brokat

  Pertama, baca petunjuk perawatan pada label yang tertera di tiap garmen. Tergantung pada tipe fiber yang digunakan dalam menenun, beberapa kain brokat dapat dicuci dengan menggunakan tangan sedangkan beberapa yang lainnya harus di dry-clean.  Dikarenakan metode tenunan yang digunakan untuk membuat pola-pola rumit dalam proses pembuatannya, kain brokat seringkali menyusut saat basah, dry cleaning biasanya selalu metode pembersihan yang lebih disarankan terutama untuk jenis-jenis brokat yang mahal. Jika mencuci tangan adalah yang disarankan, maka sebaiknya menggunakan air dingin dan deterjen ringan. Jangan pernah menggosok terlalu keras, mengucek, atau memeras kain tersebut.

Terbuat Dari Apa Itu Kain Crepe - Jenis Kain Crepe

karakteristik kain crepe
Kain crepe, atau krep, memiliki permukaan yang khas dan unik, meski terasa kasar seperti berpasir atau berkeriput namun juga bisa terasa halus, rapuh dan enak dipegang. Kain crepe bisa dibuat dari berbagai serat seperti serat katun, wol, poliester, sutra dll.

Salah satu penyebab dari permukaan kainnya yang khas ini dikarenakan oleh tenunannya yang erat dan ditenun dengan serat yang di-twist (melingkar) sehingga memberi efek kasar dan terlihat seperti berkerikil. Tekstur crepe juga bisa dicapai dengan menggunakan roller yang terukir dengan berbagai desain krep yang kemudian di emboss ke permukaan kain dengan penerapan panas dan tekanan agar menciptakan pola-pola pemanen.

Serat poliester yang digunakan pada kain krep merupakan salah satu kain yang paling banyak ditemukan di industri garmen, ini dikarenakan kain krep berbahan poliester menghasilkan kain yang bebas kerut serta nyaman dipakai. Ada beberapa jenis kain krep, termasuk krep de chine, krep Maroko, krep wol, crepe georgette dan krep plisse.

Apa Itu Kain Tile, Perbedaan Kain Tulle & Net

kain tile terbuat dari
Kain tile (atau kadang disebut juga dengan kain tule, kain tutu, dan kain jala) adalah kain dengan ciri khas seperti jaring, memiliki permukaan berlubang-lubang menjadikannya kain yang transparan. Kain tile (atau bahasa Inggrisnya “tulle”) sering di berikan starch, zat yang dicampur air dengan tujuan untuk membuat kain menjadi kaku. Kain tile bisa dibuat dengan serat rayon, katun, nilon, sutra dan serat lainnya.

Kain tile pada umumnya digunakan untuk membuat kerudung pernikahan, kostum, tutu balet (atau rok tutu), kebaya, dress, karangan bunga, dan gaun pengantin. Selain itu, kain tile juga digunakan oleh tukang kebun untuk melindungi tanaman mereka dari serangga atau sebagai lapisan pelindung buah tanaman dari burung maupun hewat pengerat.

Nama kain ini dalam bahasa Inggris, tulle, berasal dari Tulle, kota di wilayah tengah selatan Perancis. Tulle terkenal sebagai pusat produksi renda dan sutra di abad ke-18, dan tulle awalnya diperkirakan berasal dari kota Perancis ini. Kain Tulle dipercaya tampil pertama kali sebagai kostum balet Paris, setelah itu kain ini menjadi terkenal ketika dipakai Ratu Victoria pada gaun pernikahannya di tahun 1840.

Kain tile mudah diwarnai sehingga tersedia dalam berbagai warna. Karena sifatnya yang kaku dan agak keras, tile digunakan untuk menciptakan efek mengembang dan kesan mengapung pada pakaian (kecuali jenis kain tile yang lembut dan halus). Kebanyakan kain tile yang diproduksi saat ini merupakan jenis bobbinet, yang diciptakan oleh John Heathcoat di Inggris tahun 1807. Ia mempelajari gerakan tangan dari pembuat renda sebelum menciptakan sebuah mesin untuk meniru proses tersebut.

jenis struktur kain bobbinet tile

Bobbinet ditenun dengan cara melilit atau melingkari benang pakan sepanjang benang lungsin, sehingga membentuk desain heksagonal yang erat dan tidak mudah meregang. Hasilnya adalah kain jaring yang cukup kuat  dan tahan lama untuk beratnya sendiri. Hari ini, kebanyakan kain tile adalah hasil buatan mesin dengan struktur bobbinet.

sifat karakteristik kain tile


cara merawat kain net tulle

pakaian dari bahan kain tile

Kain tile seharusnya dicuci dengan tangan secara manual, atau bisa juga dengan mesin cuci dengan menggunakan air dingin dan dijemur sampai mengering. Panas dari dryer/ pengering dapat merusak kain tile, oleh sebab itu biarkan dijemur sampai kering saja. Kain tile juga sebaiknya tidak di dry-clean karena bahan kimia pada proses tersebut dapat secara perlahan-lahan merusak kain. Untuk menghilangkan kerutan anda sebaiknya menggunakan steamer, seterika dengan panas berlebihan dapat membakar atau melelehkan fiber tile.

Apa Bedanya Kain Tile Dengan Net?

Net/ Netting

Net atau netting merupakan kain berbentuk jala, benang-benangnya menyilang satu sama lain dengan memberi jarak antara tiap benang sehingga menghasilkan lobang-lobang di sekitarnya. Ada beberapa jenis kain net – persegi, segi delapan (oktagonal), dan heksagonal. Kain net dapat dibuat dengan serat apapun, yang kemudian akan disemprotkan dengan cairan kental sebagai pengeras sehingga menjadikan teksturnya kaku. Jika cairan pengeras tersebut dapat larut dalam air, maka kain tersebut harus di dry-clean ketika membersihkannya agar tidak rusak.

bermacam jenis kain net

Kain net relative rapuh, oleh karena itu memerlukan perawatan yang benar. Ketika terkoyak, ‘jaring’ tersebut tidak dapat diperbaiki secara sempurna sehingga bekas atau tanda kerusakan kemungkinan besar akan masih terlihat.

Terdapat beberapa jenis netting dan beberapa dari mereka diproduksi di bawah merek dagang tertentu, diantaranya yang paling dikenal adalah bobbinet, fishnet, filet, maline, atau tulle (tile).
  • Bobbinet – jaring kotak kotak berbentuk heksagonal, ada yang tipis dan transparan, dan ada yang kasar dan opak.
  • Tulle (tile) – yang ini juga berbentuk heksagonal. Tipis dan kaku, dan terbuat dari serat nilon atau sutra sehingga menghasilkan kain net yang sedikit agak kaku jika dibandingkan dengan bobbinet namun tipis dan transparan nya sama. Beberapa sumber tidak membedakan antara kain tile dan kain net karena keduanya memiliki kesamaan dalam pembuatan maupun penggunaannya. Sampai saat ini, kebanyakan orang tidak bisa membedakan antara tile dan bobbinet.
  • Fishnet – yang ini persis seperti jaring nelayan, kasar dan lobangnya lebih lebar.
  • Filet net – bentuk jaring dengan lobang lobang persegi.

Teknik pembuatan kain net juga digunakan untuk membuat jendela di tenda-tenda berkemah dan untuk membuat tempat tidur gantung, jaring nelayan. Sebelum 1809, semua kain netting dibuat dengan tangan. Setelah itu, sebuah mesin diciptakan untuk mempermudah orang membuat kain net.

Apa Itu Taffeta - Sifat & Karakteristik Kain Taffeta

kelebihan kekurangan kain taffeta
Taffeta merupakan sebuah kain yang lembut, tipis, dan kaku. Awalnya kain ini terbuat dari serat sutra namun akhir-akhir ini pakaian taffeta juga bisa dibuat dengan bahan sintetis seperti polyester, nilon, asetat dan rayon. Dalam beberapa tahun terakhir malah lebih banyak orang yang memakai busana taffeta yang terbuat dari serat sintetis. Taffeta dikategorikan ke dalam jenis kain high-end, dan sering digunakan dalam gaun pesta, gaun pengantin, dan dekorasi interior sebagai pelapis dinding atau tirai.

Jenis taffeta yang begitu tipis dan kaku disebut dengan nama paper taffeta. Dikarenakan ciri khasnya yang sangat kaku, kain ini menghasilkan suara gemerisik ketika digesek. Taffeta terdiri dari banyak variasi, tergantung pada berat, tekstur, dan tampilan yang diinginkan. Walaupun kain taffeta yang paling berkualitas dibuat dengan serat sutera, namun taffeta juga bisa dibuat dari berbagai macam serat.

Dikenal sebagai kain mewah, kain bahan ini dapat ditemukan dalam bentuk yang kaku maupun yang lembut. Bentuk yang kaku disebut sebagai yarn-dyed taffeta sedangkan yang lembut dinamakan piece-dyed taffeta. Yarn-dyed taffeta sering dijadikan gaun malam sedangkan piece-dyed taffeta sering digunakan sebagai lapisan. Kain satin yang terbuat dari sutera sangat mirip dengan kain berbahan taffeta sehingga banyak orang sulit membedakannya.
dress taffeta wanita

Untuk membuat taffeta, kain ini ditenun dengan jenis tenunan polos yang sangat erat. Ini sebabnya mengapa kain ini menjadi agak kasar dan kaku. Tidak hanya halus dan lembut jika disentuh, mengkilap juga merupakan ciri khas lain karena kain ini memantulkan cahaya dari angle tertentu sehingga memberikan kesan elegan. Kualitas sebuah kain taffeta dapat dilihat dari konstruksi tenun nya yang erat, seperti jumlah benang lungsin dan pakan yang dipakai dalam satu inci persegi. 170T, 240T, 250T adalah contoh beberapa tipe konstruksi kain taffeta.

Perancis dan Italy belakangan ini telah manjadi negara di mana modern taffeta pertama kali ditenun. Taffeta sutra mentah hari ini kebanyakan diproduksi di Pakistan dan India. Taffeta merupakan kata Persia yang artinya “anyaman pelintir (twist)”. Untuk mengetahui kualitas kain taffeta, salah satu caranya adalah mengggaruk kain tersebut dengan kuku dan perhatikan apakah benang lungsin nya terpisah atau tidak, jika terpisah maka tenunannya longgar dan tentunya akan berlepasan. Kain taffeta dibuat dengan tenunan polos sehingga benang lungsin dan pakan nya membentuk pola silang sederhana, seperti kotak-kotak.

Bagaimanakah Cara Menjaga Taffeta

Menurut petunjuk pada tag perawatan pakaian, gaun taffeta yang dibuat dari fiber sintetis yang kokoh bisa menahan cucian laundry rumah, oleh karena itu aman untuk dicuci, sedangkan yang dibuat dari fiber sutra bisa dibawa ke dry cleaner professional untuk menjaga kemilau dan kelembutan kain serta mencegah terjadinya noda air.

Ketika memilih taffeta, usahakan permukaan kainnya benar-benar rata. Membentur atau menyikat kerutan kain dapat menyebabkan kerusakan. Kain taffeta perlu dipakai dengan hati-hati karena tenunannya yang erat, sizing finish dan denier benangnya yang halus sehingga kerusakan dapat dihindari.

gorden terbuat dari taffeta

Apa Itu Kain Organdi & Organza

Organdi adalah kain kapas yang paling transparan dan kaku. Dan karena teksturnya yang kaku itu menjadikan kain ini rentan terhadap kerutan, namun banyak kain organdi diberi finishing bebas-kerut (bellmanizing) untuk mengatasi hal tersebut. Kain organdi pada umumnya terbuat dari katun yang kemudian melalui proses acid finishing sehingga membuat kain itu kaku dan kasar, salah satu sifat karakteristiknya.

Organdi dibuat dengan cara yang sangat mirip dengan organza, hanya saja perbedaannya organdi lebih sering dibuat dengan serat kapas (walau kadang dicampur dengan poliester) sedangkan organza dengan serat sutra. Kain organdi terbagi dalam tiga jenis; organdi yang lembut, semi-kaku, dan yang kaku. Semi-kaku dan lembut lebih banyak digunakan pada pakaian musim panas sedangkan organdi kaku (stiff organdy) banyak ditemukan pada dress dan gorden.

Pada sebuah perawatan yang dikenal mahal yang disebut Swiss finish, seratnya sebagian sengaja dilelehkan dalam acid lalu dikeraskan lagi sehingga menjadi kaku dan transparan secara permanen. Proses finishing lain yang tidak begitu long-lasting yaitu dengan menggunakan resin atau pati (starch).

kegunaan kain organdi


Kain organdi sering digunakan untuk membuat pakaian pada boneka dan bunga-bunga buatan. Selain itu kain ini juga digunakan sebagai lapisan pada gaun, blus, dress, kostum panggung dan pakaian bayi.

mawar organdi bunga artificial

Organza merupakan kain ringan lain yang juga ditenun dengan pola pattern yang sama seperti organdi, yaitu balanced plain weave dengan menggunakan fiber twist yang erat seperti halnya sifon dan organdi. Karena banyak kain organza memiliki kemampuan untuk memantulkan cahaya sehingga membuat kain ini terlihat mengkilap.
perbedaan kain organza dan organdi
Kain Organza

Kain organza kini banyak yang terbuat dari serat lain seperti poliester dan nilon walaupun dulunya organza dikenal selalu menggunakan serat sutera. Benang dan serat organza (baik itu nilon, rayon, sutra maupun poliester) ditenun dengan menggunakan tenunan polos (plain weave) pada sebuah alat tenun. Plain weave ini terdiri dari benang vertikal dan horisontal yang ditenun secara bersilangan keatas dan kebawah pada tiap jalur.
tenunan silang polos

Karena memiliki lebih banyak interception dibandingkan dengan jenis tenun lainnya, tenunan polos yang dikenal sebagai bentuk tenunan paling sederhana ini mampu membuat kain tersebut menjadi lebih kuat. Jika diperhatikan dekat dekat anda sebenarnya bisa melihat pola naik-dan-turun (pattern over-and-under) pada kain organza tersebut.

Kain yang diproduksi di India dan Amerika sering menggunakan campuran nilon dan poliester untuk membuat kain organza yang halus serta hemat biaya. Organza dari China masih banyak yang terbuat dari 100% serat sutra, sedangkan Perancis dan Italia menggunakan campuran serat sutra dengan nilon. Kain organdi maupun organza merupakan kain favorit dalam busana pengantin, gaun dan dress.

Organza sutera ditenun oleh sejumlah pabrik di sepanjang Sungai Yangthze dan di Provinsi Zheqiang di China. Organza sutra yang lebih kasar diproduksi di daerah Bangalore India. Organza sutra deluxe ditenun di Italia dan Prancis. Tidak sedikit orang juga bingung membedakan antara organza, sifon, dan organdi. Walaupun ketiga kain tersebut tidak bisa dihiraukan manfaatnya khususnya pada busana wanita namun mereka masing-masing memiliki perbedaan dan fungsi yang cukup signifikan.

Kain sifon lebih menyesuaikan pergerakan bentuk gaun atau dress sedangkan organza lebih kaku dan lebih digunakan pada pakaian yang berstruktur. Sifon dan organza yang terbuat dari serat poliester merupakan yang termurah sedangkan sifon dan organza dengan fiber/serat sutra adalah yang termahal.